MARI SELAMATKAN AIR BERSIH DARI BAHAYA PENCEMAR ANORGANIK DAN ZAT RADIOKTIF

8:35 PM
selamatkan air bersih dari pencemar anorganik dan radioaktif
Photo: Merdeka.com
Setiap  hari kondisi lingkungan kita bukannya semakin membaik namun terasa semakin buruk akibat semakin banyaknya pencemaran pada linkungan kita. Tanah, udara air penuh dengan racun yang dengan tidak sadar masuk ke dalam tubuh kita.
Tengoklah sekililing kita, begitu banyaknya pencemaran air karena sampah rumah tangga. Ini memang harus segera ditanggulangi. Disampin pencemaran dari limbah rumah tangga ada hal lain yang juga tidak kalah mengerikannya yaitu pencemar anorganik dan zat radioaktif.

a. Pencemar Anorganik
Bahan pencemar anorganik adalah logam, garam, asam, dan basa. Merkuri, kadmium, timbal, dan nikel adalah logam dengan kadar yang relatif kecil sudah da
pat mengakibatkan pencemaran. Salah satu contoh nyata pencemaran air karena logam adalah kasus teluk Minamata. Asam dapat masuk ke dalam air dari produk samping proses industri dan pelapisan logam. Asam dan basa ini dapat menyebabkan perubahan pH air yang dapat mengganggu kehidupan di dalam air.

Contoh lain, kasus keracunan kobalt yang terjadi di Nebraska. Kontaminasi kobalt dalam air menyebabkan penyakit tak menular, dan efek keracunan ini adalah timbulnya penyakit jantung, kerusakan kelenjar gondok, darah tinggi, dan kaki bengkak.
b. Zat Radioaktif
Tenaga nuklir memang mengagumkan. Teknologi canggih membuat nuklir mampu menghidupkan banyak mesin dan memberikan energi untuk banyak hal. Namun zat radioaktif yang teraplikasi dalam teknologi nuklir dapat menimbulkan sisa pembuangan. Saat ada kebocoran, zat radioaktif dapat terbawa ke dalam lingkungan air.

Pengaruh radioaktif ini dapat mengakibatkan gangguan pada proses pembelahan sel, rusaknya kromosom, dan lebih jauh dalam waktu yang lama dapat terjadi kerusakan sistem reproduksi dan sel tubuh. Maka nggak heran bahwa lokasi kebocoran nuklir biasanya akan ditinggalkan bertahun-tahun oleh para penghuninya. Kalau zat radioaktif mengenai tubuh, akan banyak bayi keguguran atau terlahir cacat. Penyakit-penyakit lain juga bisa muncul. [Sumber: merdeka.com]