KEUNTUNGAN MENJADI PENDONOR DARAH

5:01 AM

Keuntungan Jadi Pendonor Darah. Saat ini kegiatan donor darah banyak dilakukan di berbagai tempat seperti mal, kantor, kampus, bahkan tempat ibadah. Mungkin ada beberapa di antara Anda yang ingin mendonorkan darah pada orang yang membutuhkan, tapi masih merasa takut. Sebenarnya Anda tidak perlu takut melakukan donor darah. Prosedur mendonorkan darah mudah, tidak memakan waktu, dan tidak menyakitkan. Asalkan Anda memenuhi syarat, kenapa tidak ikut membantu sesama manusia? Apalagi dengan mendonorkan darah, banyak manfaat yang dapat Anda peroleh, diantaranya:
  • Penelitian menunjukkan bahwa mendonorkan darah secara rutin bisa menurunkan risiko serangan jantung dan bahkan kanker. Diperkirakan risiko penyakit menurun karena kadar zat besi dalam darah menurun. 

    Zat besi memengaruhi kekentalan darah dan kadar zat besi yang tinggi menyebabkan darah lebih kental serta mempercepat pembentukan kolesterol sehingga meningkatkan risiko terkena gangguan kardiovaskular. Karena mendonorkan darah berakibat menurunnya kadar zat besi tubuh, maka donor darah secara rutin akan melindungi Anda dari risiko penyakit kardiovaskular.

    Sebuah studi yang dimuat dalam Journal of the American Medical Association menyebutkan kelompok orangorang berusia antara 43 – 61 tahun yang rutin jadi donor darah tiap 6 bulan lebih jarang terkena stroke dan serangan jantung.

  • Hasil studi yang dimuat di Journal of the National Cancer Institute juga mengaitkan kelebihan kadar zat besi dengan meningkatnya risiko kanker karena zat besi diyakini berperan dalam kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas.

  • Konon, ‘efek samping’ donor darah adalah tubuh akan membakar kalori lebih banyak akibat harus bekerja mengganti selsel darah merah yang ‘diambil’. University of California San Diego memperkirakan sekitar 650 Kalori dibakar untuk tiap 570 ml darah yang diambil.

  • Anda bisa sekalian cek kesehatan. Sebelum darah diambil, petugas akan melakukan pemeriksaan kesehatan seperti mengukur berat badan, tekanan darah, denyut nadi dan kadar hemoglobin, plus Anda akan diberitahu jika setelah diperiksa di laboratorium ternyata darah Anda terinfeksi penyakit. [Sumber: http://www.parenting.co.id/]

----------------------------
Posted by: Siswapala

----------------------------